-->
Showing posts with label techno. Show all posts
Showing posts with label techno. Show all posts
Monday, 6 February 2017
Lima laptop Murah yang Paling Banyak Dicari, Tertarik?

Meski telah hadir perangkat ringkas berupa smartphone, keberadaan laptop masih belum tersisihkan, karena memiliki beberapa keunggulan, seperti keleluasaan saat dioperasikan. Maka itu, peminat dari perangkat ini masih terbilang cukup besar.
Berdasarkan laporan CNet, Senin (6/2/2017), terdapat beberapa laptop yang paling banyak dicari berkat harganya yang cukup miring. Laptop apa saja yang paling banyak dicari di tahun ini? Berikut daftarnya.
Acer Aspire S 13




Acer Aspire S 13 memiliki prosesor Core i5 berkecepatan 2,3 GHz dengan dukungan RAM 8 GB. Layarnya telah dilenkapi fitur touchscreen dengan resolusi 1.920 x 1.080 piksel. Sedangkan dari performa baterai laptop ini dapat bertahan hingga 7 jam.
Lenovo ThinkPad 13 Chromebook

Laptop berukuran 13 inci ini telah dilengkapi dengan Windows 10 dan memiliki resolusi layar HD. Untuk memperlancar kinerjanya, Lenovo turut membenamkan prosesor Celeron 3855U, Core i3 dan i5. RAM yang disediakan terdapat dua pilihan yakni 2 dan 4 GB.
HP Stream 14 ax010nr

HP Stream 14 ax010nr memiliki kapasitas RAM hingga 4 GB dengan CPU Intel Celeron N3060 berkecepatan 1,6 GHz dan memori internal 32 GB. Dalam peluncurannya laptop ini akan menjalankan Windows 10.
Lenovo Ideapad 100S

Laptop yang cukup mini ini memiliki ukuran layar 11,6 inci dengan resolusi layar 1.366 x 768 piksel. Prosesor yang digunakan mengandalkan buatan Intel Atom Z3735F yang disertai RAM 2 GB. Sementara untuk keperluan penyimpanan dapat mengandalkan kapasitas 32 GB.
HP Sepctre x360

HP Spectre x360 memiliki ukuran layar 13 inci dengan kemampuan yang disokong prosesor Core i5 dan RAM 256 GB. Layarnya telah menggunakan resolusi 1.080 dan fitur sentuhan.
Read more
Saturday, 17 December 2016
Kebiasaan yang Berubah di Era Digital

Hadirnya ponsel pintar (smartphone) di tengah-tengah masyarakat mampu mengubah dunia. Smartphone juga membawa berbagai fitur yang memberikan kemudahan bagi penggunanya.
Berbagai fitur yang mendukung aksesibilitas dan mobilitas pengguna semakin membuat masyarakat enggan terlepas dari perangkat ini.
Tanpa disadari, penggunaan smartphone mampu mengubah kebiasaan hidup pengguna. Inilah beberapa perubahan yang terjadi berkat hadirnya smartphone.
Cara Berkomunikasi
Mulanya interaksi antar manusia tak membutuhkan perangkat khusus apalagi canggih. Hadirnya ponsel mampu memangkas jarak yang menjadi kendala terberat dalam berkomunikasi.
Terlebih dengan hadirnya smartphone dan berbagai aplikasi yang sekarang marak dikembangkan, semakin mempersingkat pengguna untuk berkomunikasi dengan keluarga, kerabat, dan pengguna lain.
Kini tak hanya panggilan suara dan pesan singkat yang dulu terbatas, pengguna juga bisa berinteraksi melalui video secara langsung. Fitur ini tak hanya memangkas jarak tapi membuat interaksi lebih nyata seolah tanpa bantuan perangkat.
Berbagi Informasi
Berbagai aplikasi messenger dan hadirnya media sosial memudahkan pengguna untuk mendapatkan lebih banyak informasi dan pengetahuan. Informasi yang menarik atau bahkan menjadi trending topik bahkan akan dibagikan oleh pengguna melalui aplikasi serupa atau aplikasi lainnya.
Bayangkan saat dulu Anda tinggal di sebuah daerah yang jauh dari perkotaan. Anda hanya mendapatkan informasi yang sedang berkembang melalui radio atau televisi. Di era digital seperti saat ini, dengan mudah dan cepat kita bisa mendapatkan informasi hanya melalui ponsel.
Bahkan informasi dari luar negeri sekalipun dalam hitungan detik akan terus berkembang dan muncul di berbagai situs yang bisa diakses di smartphone. Tak hanya informasi melalui laman website, jutaan buku yang jika Anda kumpulkan secara manual memakan banyak ruangan, dengan mudahnya bisa Anda baca melalui smartphone. Anda juga bisa membagikan apapun yang Anda baca hanya dengan menyalin link website tersebut.
Secara tidak langsung sharing informasi mampu menebarkan kebaikan. Tak sedikit kini kajian-kajian keagamaan dilakukan melalui media sosial. Rangkuman dari kajian tersebut tentu akan menambah pengetahuan dan cakrawala pengguna. Bukan hal yang tidak mungkin jika pengguna yang membaca dan memahami hasil kajian tersebut juga akan diterapkan dalam kehidupannya.
Informasi tentang musibah di daerah tertentu jika Anda bagikan juga akan menarik perhatian dan mendorong orang lain bahkan pihak terkait untuk memberikan bantuan. Hal ini dapat Anda lakukan hanya dengan membagikan informasi saja.
Read more
Monday, 12 December 2016
#Teknologi


Dulu orang-orang memenuhi kebutuhannya dengan cara yang masih tradisional dan beraneka ragam. Ada yang dengan cara berburu seperti yang sudah diajarkan oleh Nabi Adam AS dan juga cara bertani. Saat itu (Zaman Nabi Adam AS), pakaian yang dipakai pun masih sangat sederhana, yaitu terbuat dari kulit hewan buruannya, sampai zaman Nabi Idris AS. Pakaian yang dipakai pun sudah mulai dijahit. Nabi Nuh AS, membuat kapal yang super besar yang dapat menampung berbagai spesies hewan dan sekitar 90 orang pengikutnya, kapal yang atas ijin Allah dapat menyelamatkan Nabi Nuh AS serta pengikutnya yang beriman terhindar dari banjir besar selama 40 hari yang merupakan adzab dari Allah untuk orang-orang yang kafir. Teknologi pembangunan bangunan tinggi sudah dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS, disaat meninggikan Ka’bah bersama dengan anaknya, Nabi Ismail AS, sesuai dengan firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 127, yang artinya: “Dan (ingatlah) ketika (Nabi) Ibrahim meninggikan pondasi Baitullah bersama (Nabi) Ismail,….” Ada juga teknologi membaca mimpi atau takwil mimpi seperti Nabi Yusuf AS. Pengobatan juga sudah ada, seperti zaman Nabi Ayyub AS, dimana saat dia sakit kulit dan atas ijin Allah dapat sembuh setelah mandi di mata air yang mengalir setelah dia menghentakkan kakinya ke tanah seperti yang dialami juga oleh nabi Ismail AS, saat dia dan ibunya, Siti Hajar, benar-benar kehausan ditengah padang pasir Mekkah. Sampai-sampai bolak-balik dari bukit Shafa ke bukit Marwa sebanyak 7 kali. Lalu teknologi baju perang yang terbuat dari zirah (biji besi), juga sudah ada sejak zaman Nabi Dawud AS. Dan teknologi paling keren adalah teknologi teleportasi, sebagaimana yang tejadi di zaman Nabi Sulaiman AS, sesuai dengan Al Quran Surah An Naml ayat 38-40, yang artinya, “(38) Dia (Sulaiman) berkata, “Wahai para pembesar! Siapakah diantara kamu yang sanggup membawa singgasananya (Ratu Bilqis) kepadaku sebelum mereka datang kepadaku menyerahkan diri?” (39) ‘Ifrit dari golongan Jin berkata, “Akulah yang akan membawanya kepadamu sebelum engkau berdiri dari tempat dudukmu, dan sungguh, aku kuat melakukannya dan dapat dipercaya” (40) Seseorang yang memiliki ilmu dari kitab berkata,”Aku akan membawa singgasa itu kepadamu sebelum matamu berkedip”, maka ketika dia (Sulaiman), melihat singgasana itu terletak di hadapannya....” (QS. An Naml : 38-40). Sementara teknologi yang paling mencengangkan adalah teknologi perjalanan kilat yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW, yang melakukan perjalanan dari Mekkah ke Masjidil Aqsha lalu disambung lagi menuju Sidratul Muntaha, yang berada diatas langit ke-7, hanya dalam waktu satu malam. Lalu ada lagi, teknologi pembangunan gedung yang terbuat dari baja dan tembaga yang telah dipanaskan. Seperti yang tercantum di Surah Al Kahfi ayat 96. Itu semua teknologi yang ada di zaman Nabi dan rasul, sementara teknologi yang diciptakan oleh para penerus Khulafatur Rasyidin, juga banyak. Seperti teknologi pesawat terbang yang dibuat oleh Ibnu Firsam yang kemudian dipatenkan konsepnya oleh Roger Bacon dan Leonardo Da Vinci. Sementara terealisasikannya oleh Wilbur Wright dan Olive Wright atau yang lebih kita kenal dengan sebutan Wright bersaudara. Komputer analog juga berasal dari zaman ini. Penciptanya adalah Abu Ishaq Ibrahim Al Zarqali pada tahun 1015. Lalu pindah ke zaman pertengahan sampai abad ke-20. Orang-orang barat mulai mematenkan teknologi “temuannya”. Dulu, orang-orang sangat tidak senang dengan yang namanya malam, karena dipastikan tidak bisa melakukan apa-apa karena gelap. Paling-paling hanya obor api sebagai penerangnya. Melihat itu Thomas Alva Edison lantas menciptakan lampu bohlam pertama. Samuel Finley Breese Morse, juga menciptakan telegram yang berfungsi untuk berkomunikasi dan disempurnakan lagi oleh Alexander Graham Bell dalam bentuk hubungan telepon. Manusia zaman itupun semakin tidak ketinggalan berita, karena sudah ditemukannya radio oleh Guiglermo Marconi. Di bagian transportasi selain pesawat yang sudah dijelaskan, ada juga mobil oleh Karl-Heinz. Dan sampai pada abad 21, banyak lagi teknologi-teknologi yang telah ditemukan. Contoh seperti : Komputer, Internet, handphone, dan berbagai alat penunjang kebutuhan hidup manusia. Tapi pertanyaannya, Sudahkah kita menggunakannya dengan baik dan bijak? Tentu jawabannya berbeda-beda, ada yang menjawabnya sudah maupun belum. Seperti halnya dengan Alfred Nobel saat menemukan dinamit. Tujuan dia adalah untuk membantu para penambang dalam menghancurkan bukit. Tapi, sekarang justru disalahkangunakan. Begitu juga dengan teori atom ciptaan Albert Einstein yang menyebabkan perang dunia kedua. Puncak penyalahgunaannya adalah saat Amerika meluluhlantahkan kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang.
Begitu juga dengan teknologi yang ada pada saat ini. Banyak sekali yang disalahgunakan. Tujuan penciptaan dengan kenyataan sekarang memang bisa dibilang sangat jauh. Peradaban manusia yang pertama tercatat dalam sejarah adalah peradaban di aliran sungai Tigris, yaitu bangsa Sumeria dan disambung oleh bangsa Mesopotamia, lalu bangsa Persia. Tapi, peradaban modern yang pertama adalah di dataran China. Maka tak salah, ada pepatah yang bilang, “Tuntutlah ilmu hingga ke negeri China”. Salah satu yang terkenal adalah penemuan kertas oleh Tsa’i Lun yang terbuat dari kulit pohon Murbei. Saat suatu negara atau bangsa sudah semakin maju dan sudah semakin mudah untuk menjalani hidup, maka semakin turun juga kualitas SDM yang ada. Memang tak semuanya, tapi bahkan hampir semuanya, karena kalau terlalu banyk orang yang “terlalu pintar”, maka akan terjadi gonjang-ganjing didunia ini. Yang dimaksud “terlalu pintar” adalah “Pintarnya keterlaluan” sampai-sampai dengan pintarnya itu ia membodohi orang lain, singkatnya orang pintar yang licik. Ini semua gara-gara saat menuntut ilmu dunia, ia tidak dibarengi dengan agama, maka yang terjadi adalah kehampaan hati. Tak seperti KH. Agus Salim maupun Buya Hamka juga kebanyakan pejuang yang lain dalam meraih kemerdekaan bangsa Indonesia. Mereka berjuang tidak hanya memakai kekuatan fisik, tapi mereka juga menggunakan akal (Ilmu dunia/Akademik/Taktik perang) dan juga Hati (Pengetahuan agama). Dengan adanya teknologi yang ada sekarang, bukan hanya mempermudah hidup manusia, tapi juga mewujudkan yang tadinya hanya mimpi menjadi kenyataan. Seperti halnya dengan barang elektronik maupun game. Game ada banyak tipenya, seperti: game consol, game online, game RPG, game android, dll. Game dibuat untuk hiburan bagi manusia disaat lelah beraktivitas. Itu ekspetasinya, sementara realitanya, game sudah menjadi bagian hidup seseorang, sampai-sampai melupakan aktivitas yang lainnya. Memang susah untuk meninggalkannya, tapi kalau terlalu sering juga tidak baik, bai secara fisik maupun psikologi. Bukan rahasia umum lagi, memang bahaya dari terlalu sering bermain game, mulai dari fisik yang membuat mata cepat rusak, sel-sel otak banyak yang mati, maupun psikologi yang membuat hubungan batin dan sosialnya tak baik, bahkan dengan keluarganya sendiri. Jepang terkenal dengan produksi game-nya yang sangat bagus, seperti: Sega, Konami, dan program game lainnya. Walaupun terkenal dengan produksi game-nya, mereka tetap menyadari bahaya dari game tersebut. Sampai-sampai, orang Jepang sekarang khawatir dengan generasi mudanya. Karena khawatir game tersebut memngaruhi pemikiran generasi mudanya. Dulu orang jepang saat bangun tidur, langsung mengucapkan syukur kepada matahari terbit, tetapi generasi mudanya, bangun tidur langsung memegang gadget yang entah untuk apa. Negara yang sudah maju saja seperti Jepang, takut generasi mudanya “tercemar” oleh game, padahal notabene Jepang adalah produsen game, apalagi negara Indonesia yang masih dalam tahap negara berkembang? Apakah tidak takut juga generasi mudanya “tercemar”? Dengan teknologi, dunia sudah seperti tak ada sekat pemisah lagi. Tapi kalau kita tergantung pada teknologi tanpa dibarengi dengan kemampuan diri kita sendiri, maka yang terjadi adalah seperti di film “Wall-E”
garapan Walt Disney tahun 2013 atau seperti film “Nobita & Doraemon dan Labirin Kaleng”. Yang ada bukanlah kemakmuran karena teknologi, justru sebaliknya, kehancuran karena teknologi buatan manusia sendiri. Memang kita tidak munafik, kemajuan dunia itu karena kemajuan teknologi juga. Semoga kita bisa menggunakan teknologi dengan bijak. Ayo kita gunakan teknologi sekarang untuk membantu pembangunan umat!
Read more
Sunday, 11 December 2016
Acer Swift 7 - Review dan Spesifikasi

Perusahaan komputer yang bermarkas di Taipei, Taiwan, Acer, kembali meluncurkan produk barunya yang berupa Notebook Premium, yaitu Acer Swift 7 dan Acer Spin 7. Peluncuran di Indonesia berlangsung pada tanggal 7 Desember 2016 kemarin. Sebenarnya Notebook ini telah rilis pada bulan September di China dan Bulan Oktober di Berlin. Saat peluncuran di Berlin, Jerman, semua orang merasa cukup tertarik dengan produk keluaran perusahaan yang telah berdiri dari tahun 1976 ini. Sebenarnya yang menjadi daya tarik dari Acer Swift 7 yang akan kita review ini adalah ketebalannya yang tidak mencapai 1 centimeter ini, atau tepatnya hanya memiliki ketebalan 0,998 milimeter. Notebook Acer Swift 7 pun didaulat sebagai laptop pertama yang memiliki ketebalan dibawah 1 centimeter dan menjadi notebook tertipis. Acer Swift 7 ini pun dianugerahi sebagai produk berdesain terbaik 2016 di Japan Good Design Award dan mendapatkan "Honores" dalam kategori Computer Hardware and Component di CES, Amerika Serikat. Sebuah capaian yang cukup membanggakan, tapi sebenarnya apa sih, yang bisa diberikan oleh notebook tertipis ini? mari kita lihat spesifikasinya:

Operation SystemWindows 10 Home 64-bit
ProcessorThe 7th Gen Intel Core i7 processor
RAM8GB LPDDR3L
GraphicsIntel HD Graphics
StorageSSD 256GB
Display13.3” Non-touch: IPS HD (1920×1080) with GG
Battery LifeUp to 9 hours
Thickness & Weight
Thickness: 9,98 mm
Weight: 1,1 kg
Input & Output2x USB 3.1 Gen 1
Wireless & Networking
·         802.11b/g/n/ac, 2×2, MU-MIMO
·         Bluetooth 4.0
Dilihat dari spesifikasinya pun cukup menjanjikan, notebook tipis tapi mampu memberikan kualitas yang sangat prima, untuk penampakannya ini :








Mouse Pad yang cukup luas pun menjadi daya tarik tersendiri dari produk ini, untuk prosesor yang sudah dibekali oleh intel i7 dan Intel HD Graphic, ini cukup mampu untuk diajak untuk bekerja cukup berat, tapi ingat, notebook ini tidak mempunyai kipas jadi ya kalau diajak kerja yang berat terlalu lama pasti akan panas. Mungkin solusinya adalah menggunakan kipas eksternal. Layar yang Full HD sangat memanjakan para penggunanya. Bagi yang berminat, Perusahaan yang masuk lima besar perusahaan komputer terbesar di dunia ini membanderol sekitar 14 juta. Jika dilihat dari seluruh kelebihan yang diberikan, tentu itu semua sebanding dengan harganya. Sebenarnya Acer mencoba untuk "meniru" Macbook keluaran Apple. Jadi kesimpulannya, sebenarnya tak ada yang menarik dari Notebook Acer Swift 7 ini, hampir semua yang ditawarkan dari notebook ini sebenarnya bisa didapatkan dengan harga yang lebih murah, Tapi Notebook super tipis ini memberikan jawabannya pada prosesor dan graphic yang mereka berikan dan juga layar Full HD yang memakai teknologi Corning Gorilla Glass sehingga tak gampang rusak. Jadi untuk design boleh lah disebut sangat berkelas, sementara untuk "dalamannya" cukup untuk dikatakan sempurna. Memang dengan harga yang dibanderol 14 juta jelas Acer Swift 7 mengincar pasar para pebisnis dan orang yang sangat menggunakan waktunya dengan produktif. Sekali lagi, Acer Swift 7 sangat mirip dengan Macbook.
Read more
Sunday, 4 December 2016
Lenovo Yoga Book - Review Singkat

Baru-baru ini lenovo mengeluarkan produk barunya yang bernama "Yoga Book". Sebenarnya sih tanggal releasenya udah dari tanggal 31 Agustus 2016, tapi barang ini belum release lho di Indonesia, jadi ya kalau yang kepengin, sabar dulu ya. Sebelum masuk ke Indonesia, kita akan melihat dulu nih spesifikasi lenovo yoga book ini, lets go....
Processor
Intel® Atom™ x5-Z8550 Processor(2M Cache, Quad-Core, Up to 2.4 GHz)
Operating System
Windows 10 Home/
Android 6.0 (Marshmallow)
Sound
Dolby Audio™ Premium
Memory
  • RAM : 4 GB LPDDR3
  • ROM : 64 GB
  • Card Slot : microSD™; Supports Up to 128 GB
Battery
  • Type : Li-ion Polymer
  • Capacity : 8500 mAh
  • Standby Time : Over 70 Days
  • General Usage : 13 Hours
Dimensions(W x T x H)
  • (inches) : 10.1" x 0.38" x 6.72"
  • (mm) : 256.6 x 9.6 x 170.8
Weight
Starting at 1.52 lbs (690 g)
Display
  • Size : 10.1" FHD IPS(1920 x 1200)
  • Color Depth : 16.7 Million
  • Color Gamut : 70%
  • Brightness : 400 nits
Touch
  • On Screen : Capacitive Touch with AnyPen Technology
  • Create Pad : Capacitive Touch and EMR Pen Technology
Material
Metal
Colors
Carbon Black
Camera
  • Rear : 8 MP Auto-Focus
  • Front : 2 MP Fixed-Focus
Sensors
  • Vibrator
  • G-Sensor
  • Ambient Light Sensor
  • Hall Sensor
  • GPS
WLAN
  • WiFi 802.11 a/b/g/n/ac;
  • Dual Channel (2.4 GHz and 5 GHz)

Dan untuk penampakannya pun begini...









Oke saatnya kita review...
Tadi udah ngeliat kan dari spesifikasinya. Ya, benar, ini Yoga Book 2-in-1. Bisa jadi tablet dan bisa juga menjadi laptop. Untuk sistem operasinya pun ada dua, ada Android 6.0 (Marshmallow) dan juga Windows 10. Apa yang membedakan? Harganya ya sob, kalau yang Android dibanderol $499.99 atau sekitar Rp6,5 juta dan kalau yang Windows ditaksir sampai $549.99 atau sekitar 7,2 juta. Ada yang unik dan mungkin ini adalah fitur yang sangat diunggulkan dari Yoga Book ini guys, yaitu adalah Create Pad. Jadi di bagian yang harusnya tempat untuk keyboard, didesain seluruhnya murni Pad. Fungsinya untuk memudahkan kita dalam menggambar atau pun menulis sesuatu. Jadi dalam paket penjualan ini terdapat, pulpen dan buku yang khusus untuk menggambar di atas Create Pad ini. Sebenarnya sih langsung aja di atas create Padnya aja bisa sih guys. Lha keyboardnya dimana? Karena tempatnya yang seharusnya buat keyboard diganti dengan Create Pad, jadi keyboardnya yang tinggal pencet aja tombol di pojok kanan atas, dan muncullah lampu keyboardnya. Ya, keyboard bukan analog seperti biasa dan keyboard ini sangat responsif. Yoga Book ini sangat direkomendasikan sekali untuk kalian pada yang sangat suka desain grafis atau pun desain arsitektur ataupun kalian yang sangat hobi menggambar. Karena ini langsung masuk ke laptopnya tanpa di scan lagi. Oh ya karena ini ebenarnya berbasis tablet juga, jadi ini ada slot untuk sim card dan juga kamera depan belakang. Jadi, Yoga Book ini sangat multiple sekali, desainnya yang sangat futuristik menambah daya tarik dari produk ini. Untuk pengen nge-liat video "trailer"nya, nih ada di bawah:
Yah, tapi sekali lagi untuk sekarang kita hanya bisa bersabar dulu, karena memang ini belum resmi diluncurkan di indonesia, tapi yang ngebet banget, bisa nih beli di Amazon.com. Oke seperti biasa, Terima Kasih.
Read more