-->
Showing posts with label bebas. Show all posts
Showing posts with label bebas. Show all posts
Saturday, 17 December 2016
Kebiasaan yang Berubah di Era Digital

Hadirnya ponsel pintar (smartphone) di tengah-tengah masyarakat mampu mengubah dunia. Smartphone juga membawa berbagai fitur yang memberikan kemudahan bagi penggunanya.
Berbagai fitur yang mendukung aksesibilitas dan mobilitas pengguna semakin membuat masyarakat enggan terlepas dari perangkat ini.
Tanpa disadari, penggunaan smartphone mampu mengubah kebiasaan hidup pengguna. Inilah beberapa perubahan yang terjadi berkat hadirnya smartphone.
Cara Berkomunikasi
Mulanya interaksi antar manusia tak membutuhkan perangkat khusus apalagi canggih. Hadirnya ponsel mampu memangkas jarak yang menjadi kendala terberat dalam berkomunikasi.
Terlebih dengan hadirnya smartphone dan berbagai aplikasi yang sekarang marak dikembangkan, semakin mempersingkat pengguna untuk berkomunikasi dengan keluarga, kerabat, dan pengguna lain.
Kini tak hanya panggilan suara dan pesan singkat yang dulu terbatas, pengguna juga bisa berinteraksi melalui video secara langsung. Fitur ini tak hanya memangkas jarak tapi membuat interaksi lebih nyata seolah tanpa bantuan perangkat.
Berbagi Informasi
Berbagai aplikasi messenger dan hadirnya media sosial memudahkan pengguna untuk mendapatkan lebih banyak informasi dan pengetahuan. Informasi yang menarik atau bahkan menjadi trending topik bahkan akan dibagikan oleh pengguna melalui aplikasi serupa atau aplikasi lainnya.
Bayangkan saat dulu Anda tinggal di sebuah daerah yang jauh dari perkotaan. Anda hanya mendapatkan informasi yang sedang berkembang melalui radio atau televisi. Di era digital seperti saat ini, dengan mudah dan cepat kita bisa mendapatkan informasi hanya melalui ponsel.
Bahkan informasi dari luar negeri sekalipun dalam hitungan detik akan terus berkembang dan muncul di berbagai situs yang bisa diakses di smartphone. Tak hanya informasi melalui laman website, jutaan buku yang jika Anda kumpulkan secara manual memakan banyak ruangan, dengan mudahnya bisa Anda baca melalui smartphone. Anda juga bisa membagikan apapun yang Anda baca hanya dengan menyalin link website tersebut.
Secara tidak langsung sharing informasi mampu menebarkan kebaikan. Tak sedikit kini kajian-kajian keagamaan dilakukan melalui media sosial. Rangkuman dari kajian tersebut tentu akan menambah pengetahuan dan cakrawala pengguna. Bukan hal yang tidak mungkin jika pengguna yang membaca dan memahami hasil kajian tersebut juga akan diterapkan dalam kehidupannya.
Informasi tentang musibah di daerah tertentu jika Anda bagikan juga akan menarik perhatian dan mendorong orang lain bahkan pihak terkait untuk memberikan bantuan. Hal ini dapat Anda lakukan hanya dengan membagikan informasi saja.
Read more
Monday, 12 December 2016
#Teknologi


Dulu orang-orang memenuhi kebutuhannya dengan cara yang masih tradisional dan beraneka ragam. Ada yang dengan cara berburu seperti yang sudah diajarkan oleh Nabi Adam AS dan juga cara bertani. Saat itu (Zaman Nabi Adam AS), pakaian yang dipakai pun masih sangat sederhana, yaitu terbuat dari kulit hewan buruannya, sampai zaman Nabi Idris AS. Pakaian yang dipakai pun sudah mulai dijahit. Nabi Nuh AS, membuat kapal yang super besar yang dapat menampung berbagai spesies hewan dan sekitar 90 orang pengikutnya, kapal yang atas ijin Allah dapat menyelamatkan Nabi Nuh AS serta pengikutnya yang beriman terhindar dari banjir besar selama 40 hari yang merupakan adzab dari Allah untuk orang-orang yang kafir. Teknologi pembangunan bangunan tinggi sudah dicontohkan oleh Nabi Ibrahim AS, disaat meninggikan Ka’bah bersama dengan anaknya, Nabi Ismail AS, sesuai dengan firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 127, yang artinya: “Dan (ingatlah) ketika (Nabi) Ibrahim meninggikan pondasi Baitullah bersama (Nabi) Ismail,….” Ada juga teknologi membaca mimpi atau takwil mimpi seperti Nabi Yusuf AS. Pengobatan juga sudah ada, seperti zaman Nabi Ayyub AS, dimana saat dia sakit kulit dan atas ijin Allah dapat sembuh setelah mandi di mata air yang mengalir setelah dia menghentakkan kakinya ke tanah seperti yang dialami juga oleh nabi Ismail AS, saat dia dan ibunya, Siti Hajar, benar-benar kehausan ditengah padang pasir Mekkah. Sampai-sampai bolak-balik dari bukit Shafa ke bukit Marwa sebanyak 7 kali. Lalu teknologi baju perang yang terbuat dari zirah (biji besi), juga sudah ada sejak zaman Nabi Dawud AS. Dan teknologi paling keren adalah teknologi teleportasi, sebagaimana yang tejadi di zaman Nabi Sulaiman AS, sesuai dengan Al Quran Surah An Naml ayat 38-40, yang artinya, “(38) Dia (Sulaiman) berkata, “Wahai para pembesar! Siapakah diantara kamu yang sanggup membawa singgasananya (Ratu Bilqis) kepadaku sebelum mereka datang kepadaku menyerahkan diri?” (39) ‘Ifrit dari golongan Jin berkata, “Akulah yang akan membawanya kepadamu sebelum engkau berdiri dari tempat dudukmu, dan sungguh, aku kuat melakukannya dan dapat dipercaya” (40) Seseorang yang memiliki ilmu dari kitab berkata,”Aku akan membawa singgasa itu kepadamu sebelum matamu berkedip”, maka ketika dia (Sulaiman), melihat singgasana itu terletak di hadapannya....” (QS. An Naml : 38-40). Sementara teknologi yang paling mencengangkan adalah teknologi perjalanan kilat yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW, yang melakukan perjalanan dari Mekkah ke Masjidil Aqsha lalu disambung lagi menuju Sidratul Muntaha, yang berada diatas langit ke-7, hanya dalam waktu satu malam. Lalu ada lagi, teknologi pembangunan gedung yang terbuat dari baja dan tembaga yang telah dipanaskan. Seperti yang tercantum di Surah Al Kahfi ayat 96. Itu semua teknologi yang ada di zaman Nabi dan rasul, sementara teknologi yang diciptakan oleh para penerus Khulafatur Rasyidin, juga banyak. Seperti teknologi pesawat terbang yang dibuat oleh Ibnu Firsam yang kemudian dipatenkan konsepnya oleh Roger Bacon dan Leonardo Da Vinci. Sementara terealisasikannya oleh Wilbur Wright dan Olive Wright atau yang lebih kita kenal dengan sebutan Wright bersaudara. Komputer analog juga berasal dari zaman ini. Penciptanya adalah Abu Ishaq Ibrahim Al Zarqali pada tahun 1015. Lalu pindah ke zaman pertengahan sampai abad ke-20. Orang-orang barat mulai mematenkan teknologi “temuannya”. Dulu, orang-orang sangat tidak senang dengan yang namanya malam, karena dipastikan tidak bisa melakukan apa-apa karena gelap. Paling-paling hanya obor api sebagai penerangnya. Melihat itu Thomas Alva Edison lantas menciptakan lampu bohlam pertama. Samuel Finley Breese Morse, juga menciptakan telegram yang berfungsi untuk berkomunikasi dan disempurnakan lagi oleh Alexander Graham Bell dalam bentuk hubungan telepon. Manusia zaman itupun semakin tidak ketinggalan berita, karena sudah ditemukannya radio oleh Guiglermo Marconi. Di bagian transportasi selain pesawat yang sudah dijelaskan, ada juga mobil oleh Karl-Heinz. Dan sampai pada abad 21, banyak lagi teknologi-teknologi yang telah ditemukan. Contoh seperti : Komputer, Internet, handphone, dan berbagai alat penunjang kebutuhan hidup manusia. Tapi pertanyaannya, Sudahkah kita menggunakannya dengan baik dan bijak? Tentu jawabannya berbeda-beda, ada yang menjawabnya sudah maupun belum. Seperti halnya dengan Alfred Nobel saat menemukan dinamit. Tujuan dia adalah untuk membantu para penambang dalam menghancurkan bukit. Tapi, sekarang justru disalahkangunakan. Begitu juga dengan teori atom ciptaan Albert Einstein yang menyebabkan perang dunia kedua. Puncak penyalahgunaannya adalah saat Amerika meluluhlantahkan kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang.
Begitu juga dengan teknologi yang ada pada saat ini. Banyak sekali yang disalahgunakan. Tujuan penciptaan dengan kenyataan sekarang memang bisa dibilang sangat jauh. Peradaban manusia yang pertama tercatat dalam sejarah adalah peradaban di aliran sungai Tigris, yaitu bangsa Sumeria dan disambung oleh bangsa Mesopotamia, lalu bangsa Persia. Tapi, peradaban modern yang pertama adalah di dataran China. Maka tak salah, ada pepatah yang bilang, “Tuntutlah ilmu hingga ke negeri China”. Salah satu yang terkenal adalah penemuan kertas oleh Tsa’i Lun yang terbuat dari kulit pohon Murbei. Saat suatu negara atau bangsa sudah semakin maju dan sudah semakin mudah untuk menjalani hidup, maka semakin turun juga kualitas SDM yang ada. Memang tak semuanya, tapi bahkan hampir semuanya, karena kalau terlalu banyk orang yang “terlalu pintar”, maka akan terjadi gonjang-ganjing didunia ini. Yang dimaksud “terlalu pintar” adalah “Pintarnya keterlaluan” sampai-sampai dengan pintarnya itu ia membodohi orang lain, singkatnya orang pintar yang licik. Ini semua gara-gara saat menuntut ilmu dunia, ia tidak dibarengi dengan agama, maka yang terjadi adalah kehampaan hati. Tak seperti KH. Agus Salim maupun Buya Hamka juga kebanyakan pejuang yang lain dalam meraih kemerdekaan bangsa Indonesia. Mereka berjuang tidak hanya memakai kekuatan fisik, tapi mereka juga menggunakan akal (Ilmu dunia/Akademik/Taktik perang) dan juga Hati (Pengetahuan agama). Dengan adanya teknologi yang ada sekarang, bukan hanya mempermudah hidup manusia, tapi juga mewujudkan yang tadinya hanya mimpi menjadi kenyataan. Seperti halnya dengan barang elektronik maupun game. Game ada banyak tipenya, seperti: game consol, game online, game RPG, game android, dll. Game dibuat untuk hiburan bagi manusia disaat lelah beraktivitas. Itu ekspetasinya, sementara realitanya, game sudah menjadi bagian hidup seseorang, sampai-sampai melupakan aktivitas yang lainnya. Memang susah untuk meninggalkannya, tapi kalau terlalu sering juga tidak baik, bai secara fisik maupun psikologi. Bukan rahasia umum lagi, memang bahaya dari terlalu sering bermain game, mulai dari fisik yang membuat mata cepat rusak, sel-sel otak banyak yang mati, maupun psikologi yang membuat hubungan batin dan sosialnya tak baik, bahkan dengan keluarganya sendiri. Jepang terkenal dengan produksi game-nya yang sangat bagus, seperti: Sega, Konami, dan program game lainnya. Walaupun terkenal dengan produksi game-nya, mereka tetap menyadari bahaya dari game tersebut. Sampai-sampai, orang Jepang sekarang khawatir dengan generasi mudanya. Karena khawatir game tersebut memngaruhi pemikiran generasi mudanya. Dulu orang jepang saat bangun tidur, langsung mengucapkan syukur kepada matahari terbit, tetapi generasi mudanya, bangun tidur langsung memegang gadget yang entah untuk apa. Negara yang sudah maju saja seperti Jepang, takut generasi mudanya “tercemar” oleh game, padahal notabene Jepang adalah produsen game, apalagi negara Indonesia yang masih dalam tahap negara berkembang? Apakah tidak takut juga generasi mudanya “tercemar”? Dengan teknologi, dunia sudah seperti tak ada sekat pemisah lagi. Tapi kalau kita tergantung pada teknologi tanpa dibarengi dengan kemampuan diri kita sendiri, maka yang terjadi adalah seperti di film “Wall-E”
garapan Walt Disney tahun 2013 atau seperti film “Nobita & Doraemon dan Labirin Kaleng”. Yang ada bukanlah kemakmuran karena teknologi, justru sebaliknya, kehancuran karena teknologi buatan manusia sendiri. Memang kita tidak munafik, kemajuan dunia itu karena kemajuan teknologi juga. Semoga kita bisa menggunakan teknologi dengan bijak. Ayo kita gunakan teknologi sekarang untuk membantu pembangunan umat!
Read more
Sunday, 11 December 2016
Pemimpin Terbaik

Nabi Muhammad SAW bersabda, "Sebaik-baik pemimpin ialah yang kalian cintai, dan ia cinta kepada kalian, dan kalian mendoakan mereka dan mereka pun mendoakan kalian" (HR. Muslim). Salah satu modal utama dalam memimpin adalah adanya rasa cinta terhadap yang dipimpinnya. Dalam istilah Arab, cinta dikatakan dengan mahabah yang secara harfiah bermakna mencintai, mengasihi, dan menyanyangi. Cinta diwujudkan dari segala upaya memenuhi keperluan yang dicintainya, walaupun dengan mengorbankan keinginan dirinya. Seorang ayah yang mencintai keluarganya, tentu ia akan berusaha memenuhi segala keperluan keluarganya. Begitu pun seorang ibu, yang jauh memiliki cinta kasih sepanjang jalan. Apalagi bila seorang pemimpin yang melingkupi umat atau rakyat yang banyak. Mulai dari pemimpin lembaga, organisasi, daerah, hingga pemimpin tertinggi di sebuah negara. Rasulullah SAW memberikan teladan terbaik bagaimana sifat dan sikap seorang pemimpin dalam memimpin orang-orang banyak, yang beliau katakan sebagai penggembala umat. Beliau bersabda, "Ketahuilah bahwa setiap kalian adalah penggembala dan setiap kalian akan ditanya tentang gembalaannya, seorang yang memimpin manusia adalah penggembala dan dia akan ditanya tentang gembalaannya, seorang lelaki adalah penggembala atas keluarga rumahnya dan dia akan ditanya tentang mereka, dan orang perempuan adalah penggembala atas rumah serta anaknya suami dia akan ditanya tentang mereka" (HR. Bukhari & Muslim & Ibnu Umar).Na'udzubillahi min dzalik.
Seorang penggembala yang baik, ia akan memperhatikan bagaimana gembalaannya mendapatkan air minum yang cukup, terarah menuju padang rumput yang hijau, dan terlindungi dari serangan serigala. Semuanya itu dilakukan atas dasar cinta yang tulus, jiwa yang ikhlas, dan keinginan yang kuat bagaimana menyejahterakan gembalaannya. Begitulah kecintaan Rasulullah SAW terhadap umatnya, yang Allah gambarkan dalam kalimat, "Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaan, sangat menginginkan (keinginan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi penyanyang terhadap orang-orang mukmin" (QS. At Taubah : 128). Sehingga dengan kecintaannya itu, gembalaannya pun memberikan tenaganya yang diperlukan, mengeluarkan susu terbaik untuk diperah dan dijual oleh sang majikan, serta menyiapkan dagingnya untuk disembelih atau dikorbankan. Dengan kecintaannya itu pula, ia mendoakan kebaikan bagi pemimpinnya, yang telah menggembalanya menuju kesejahteraan. Namun sebaliknya, jika yang datang adalah cacian, umpatan, kecaman, kebencian, bahkan kutukan terhadap seorang pemimpin, maka, itu menjadi koreksi dan intropeksi. Jangan-jangan selama ini ia memimpin belum berdasarkan cinta yang tulus dan ikhlas karena Allah? Atau belum mampu menggembala umat dengan sebaik-baiknya? Maka, hadist melanjutkan, "Sejelek-jeleknya pemimpin kalian adalah yang kalian membenci mereka dan mereka pun membenci kalian, juga kalian melaknat mereka dan mereka pun melaknat kalian"
Read more
Saturday, 3 December 2016
Makna Doa Antara Dua Sujud

Sejenak mari renungkan satu per satu doa duduk di antara dua sujud yang kadang terlupakana. Pertama, rabighfirli, "Wahai Tuhan ampunilah dosaku". Dosa adalah beban berat yang wajib dikurangi, bahkan dibuang. Karena dosa, hati menjadi kotor, bahkan mati. Dosa pua yang menjadi sebab seorang hamba malas beribadah. Perlu Istighfar setiap waktu agar dosa-dosa itu gugur.
Kedua, warhamnii, "sayangilah diriku". Tidak ada kasih sayang terindah di dunia ini selain kasih sayang Allah. Tidak pula kasih sayang manusia yang satu dengan yang lain, kasih sayang orang tua kepada anak, suami kepada istri, bahkan seorang atas dirinya sendiri. Kasih sayang Allah jauh di atas segala kasih sayang.
Ketiga, wajburnii, "tutuplah segala aibku". Siapakah yang mampu menutup aib seseorang selain Allah? Bersyukur sebab meski aib kita banyaknya tak terkira, Allah telah menutupnya dari hadapan manusia. Bayangkan andai setiap aib yang dilakukan manusia itu Allah tampakkan?
Read more
Friday, 2 September 2016
Key of Rich Life

Banyak orang kaya yang merasa seolah – olah menguasai harta, padahal dialah yang dikuasai harta. Orang yang melakukan segala cara untuk mendapatkanya, adalah orang yang telah diperbudak oleh harta dan kesenangan dunia. Rasa berkecukupanlah yang mebuat orang bisa berdaya memberi dan berbagi. Sebaliknya, seseorang yang secara materi kaya, tetapi mentalnya masih berkekurangan dan tamak, tak akan mampu mengeluarkan hartanya di jalan Allah Tal’ala. Ia malah ingin menyimpan sebanyak-banyaknya lagi. Mengambil dan mengambil, hanya
Read more
Tuesday, 12 July 2016
10 Muslim Inventors, You must know!


Siapakah penemu dan innovator yang anak Anda kenali? Adakah tokoh muslim di dalamnya? Kalau  mendengar peradaban Islam, banyak yang membayangkan sesuatu yang kuno dan ketinggalan zaman. Imej modern bagi banyak orang itu ada di Barat. Apa akibatnya bagi anak Anda? Bisa jadi ia merasa agamanya tidak keren, kuno, dan ketinggalan zaman. Mungkin alam bawah sadarnya akan berpikir seperti ini, “Kalau mau selamat di akhirat ya harus belajar agama Islam, tapi kalau mau sukses di dunia harus ngekor ke Barat.” Kebanggaan akan agama dan identitasnya yang sejati menjadi terkikis karena tak mengenal penemu-penemu keren dari peradaban Islam. Namun tahukah kalau Islam punya banyak penemu keren? Orang-orang ini adalah peletak fondasi peradaban modern saat ini.
Read more
Tuesday, 17 May 2016
Kisah Nyata Mualafnya Seorang Pendeta Gereja

Kisah nyata ini terjadi di negeri paman sam..Pagi itu, sang pendeta telah berdiri untuk memberikan khotbah. Namun, melihat ada seorang pemuda yang memiliki tanda khusus hadir di gerejanya, sang pendeta menahan khotbahnya.“Aku tidak akan memberikan khotbah kepada kalian, karena diantara kalian ada umatnya Muhammad,” kalimat pertama pendeta itu bagaikan petir di siang bolong. Sebagian jemaat gereja melihat kanan dan kiri, siapa orang yang dimaksud pendeta.“Bagaimana pendeta mengetahuinya?”
Read more
Sunday, 24 April 2016
Social Priority

Sahabat Ali bin Abi Thalib pernah menyampaikan sebuah teguran bagi umat islam. "Ada orang beragama, tetapi tidak berakhlak dan ada orang yang berakhlak, tetapi tidak bertuhan". Pernyataan ini merupakan sindiran bagi seorang yang telah berikrar Iman, tetapi tabiat dan kelakuannya jauh dari moralitas sehingga ia lebih tepat dikategorikan kafir. Bukanlah dari keimanan idealnya lahir tindakan-tindakan kebaikan yang berjalan sejalan dengan prinsip-prinsip moral universal? Dapatkah disebut beriman ketika tindakan-tindakannya bahkan berseberangan dari prinsip-prinsip kebaikan?
Read more
Thursday, 21 April 2016
no image

          Al-Mubarrid menyebutkan dari Abu Kamil dari Ishaq bin Ibrahim dari Raja' bin Amr An-Nakha'i, ia berkata, "Adalah di Kufah, terdapat pemuda tampan, dia kuat beribadah dan sangat rajin. Suatu saat dia mampir berkunjung ke kampung dari Bani An-Nakha'. Dia melihat seorang wanita cantik dari mereka sehingga dia jatuh cinta dan kasmaran. Dan ternyata, si wanita cantik ini pun begitu juga padanya. Karena sudah jatuh cinta, akhirnya pemuda itu mengutus seseorang melamarnya dari ayahnya. Tetapi si ayah mengabarkan bahwa putrinya telah dojodohkan dengan sepupunya. Walau demikian, cinta keduanya tak bisa padam bahkan semakin berkobar.
Read more
Wednesday, 20 April 2016
no image


                Ada yang tahu apa itu arti dari Agama Islam ? Islam berasal dari kata aslama yuslimu yang artinya keselamatan. Jadi, bisa diartikan bahwa Islam adalah agama yang menjunjung tinggi keselamatan. Tapi, mengapa dunia ini menganggap Islam sebagai agama “teroris” ? Ternyata, lagi lagi semua itu tingkah oknum barat. Oknum Yahudi yang tidak akan pernah ridha terhadap kita, sebagaimana firmanNya dalam surah Al Baqarah ayat 120 “Dan tidak akan pernah orang orang Yahudi dan Nasrani ridha kepada kita, sampai kita mengikuti keyakinan (agama) mereka...”
                Saat ini, mereka berada di puncak kemenangan. Mereka telah berhasil mengikis moral umat muslim. Dengan 3F, yaitu Food, Fashion, dan Fun.
Read more
no image

Dalil Tentang Besarnya Hak Ibu Terhadap Anak
Pada kesempatan kali ini akan sedikit diulas berkenaan dengan “Dalil Tentang Besarnya Hak Ibu Terhadap Anak“. Mungkin pernah atau sering kali kita menuntut hak kita kepada kedua orang tua, entah itu berkenaan dengan kebutuhan pendidikan atau pun hal lain yang pastinya akan menyulitkan mereka, lantas bagaimana hak orang tua terutama ibu yang harus kita penuhi sebagai seorang anak?
Read more
Tuesday, 19 April 2016
Pengertian Pesantren (sebenarnya)


Di postingan yang pertama ini, mungkin saya atau aku atau apalah pengin membagikan cerita tentang tempat dimana saya sedang menuntut ilmu dan bersiap meriah cita-cita setinggi apapun, yaitu cerita tentang pesantren. Pesantren. Mungkin sebagian orang berpikir tempat yang tidak menyenangkan, tidak nyaman, tidak bebas, penuh peraturan, jauh dari kesenangan. Mungkin asumsi ini harus kita ralat.

Read more